Rabu, 12 Oktober 2016

Martabak oh martabak. MANIS ^_^

Assalamu’alaikum w.w.

Good nigh gaes….. hehe, malam ini ifni pengin nulis tentang percobaan masak ifni yang AMAZING hari ini hahaha…..

Temen-temen pasti udah pada tau apa itu martabak maniskan? Ifni juga suuuka banget dan langganan beli. So karena kepo dan juga punya wajan teflon, ifni jadi browsing-browsing cara buat martabak di internet.


Coba-coba dan jeng-jeng

Ifni ikuti panduan resep yang ada dan beli di toko dari terigu, mentega, meses, keju, susu, baking soda tak lupa telur serta gula garam. Di internet banyak sekali variasi resep dan ifni pilih resep yang menggunakan 250 gr terigu agar adonan tidak terlalu banyak.

Kesalahan pertama: Setelah sampai rumah dan mencapur bahan, ifni baru sadar kalo susu cair yang ifni beli adalah susu COKLAT…….. yuhuu ifni beli susu kotak kemasan 200 ml 2 buah. Tapi ndak papa, yang penting semua bahan lengkap ^_^

Kemudian ifni kocok rata sampai keringetan haha (efek gak ada mixer), setelah tercampur rata ifni diamkan adonan sekitar 45 menit.

Setelah cek adonan ifni siapkan wajan teflon yang ukuran cukup besar seraya memanaskan mentega.

Kesalahan kedua: Ifni gak nyangka kalo adonan jadi cukup banyak, ketika ifni tuang ke Teflon jadi penuh haha….. Karena panik ifni matikan api dulu dan mengurangi jumlah adonan di wajan. Ifni kira hanya bisa buat satu kali masak ternyata bisa jadi dua.

Setelah matang ifni olesi metega, gula, meses, dan keju. Martabak manis ala ifni siap dihidangkan…………. ^_^

Gak ada gambar, dari segi warna jadi coklat cantik karena pake susu coklat hehe, Alkhamdulilah dua martabak ifni ludes masuk perut bapak, ibu, mbah dan aku sendiri.


Kesimpulan, buat temen-temen jangan takut mencoba yap…. Pasti bisa yang penting mateng dan gak gosong haha…. INGAT masak martabak menggunakan api kecil. ^0^



Terima kasih ^_^

Wassalamu’alaikum w.w. ^0^

Kamis, 29 September 2016

Wis lulus? kapan kerja? ^_^

Pagi-pagi…. SEMANGAT ^o^

Assalamu’alaikum w.w.

Yo yo yo….
Efek gak ada motor, jadi ifni sering pinjam sana-sini. Hm…. Kemarin sudah nyebarin lamaran…
Eits… bukan lamaran jodoh, kalo itu mah ifni yang mau di lamar ^_^

Efek Sarjana jadi nyari kerja ke sekolah2, ngelamar jadi guru honorer. Bismillah semoga segera ada panggilan, so ini daftar sekolah yang sudah ifni apply

1.       SMP Negeri 1 Purwareja Klampok
2.       SMP Negeri 2 Purwareja Klampok
3.       SMP Negeri 3 Purwareja Klampok
4.       SMA Negeri 1 Purwareja Klampok
5.       SMP PGRI Purwareja Klampok
6.       SMA PGRI Purwareja Klampok
7.       SMK HKTI 1 Purwareja Klampok
8.       SMK HKTI 2 Purwareja Klampok
9.       SMP IT Mutiara Hati  Purwareja Klampok
10.   SMP Negeri 1 Mandiraja
11.   SMA Negeri 1 Purwanegara
12.   SMP Negeri 2 Bawang
13.   SMA Negeri 1 Bawang
14.   SMK Negeri 1 Bawang
15.   SMP Negeri 1 Susukan
16.   SMP Negeri 2 Susukan
17.   SMP Negeri 3 Susukan
18.   SMK Negeri 1 Susukan
19.   SMP Negeri 1 Bukateja
20.   SMP Negeri 2 Bukateja
21.   SMA Negeri 1 Bukateja
22.   SMK Negeri 1 Bukateja

Semoga dari 22 sekolah yang ifni apply, ada posisi daaaaan Ifni bisa jadi guru. Aaaaamiiiiiin ^_^

Agar dekat rumah dan hemat transport, bayar hutang sampai LUNAS. Aaaaamiiiin…..

Hidup itu berjuang

Wassalamu’alaikum w.w.


SEMANGAT…. Yosh ^0^

Jumat, 23 September 2016

Penyalinan Mushaf Al Qur’an dari Masa ke Masa

Assalamu’alaikum w.w. Selamat siang, SEMANGAT….. \^o^/

Sejujurnya, Ifni bingung mau nulis tentang apa. Semoga tulisan ini bermanfaat. Aaaamiiiin
Sumber: Penyalinan Mushaf Al Qur’an dari Masa ke Masa (Bayl Al Qur’an & Museum Al Qur’an)
Saya masih ingat, pada tanggal 11 Agustus 2016 saya diajak Sulimah ke UMY bersama mz Akhyar, mz Amin dan dua IMMawati . Dan ketika masuk Sportorium ada stand yang memberikan buku gratis dan juga kuis. Salah satu buku yang saya dapat adalah ini ^o^

Oke, happy reading


Al Qur’an merupakan kitab suci umat Islam yang diyakini kebenarannya dan keasliannya sepanjang zaman. Allah menurunkan Al Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus senantiasa menjaganya dari segala bentuk perubahan maupun pemalsuan. 15 abad sejak diturunkan pertama kali di Gua Hira (17 Ramadan th 10 sebelum H/ 6 Agustus 611) hingga saat ini, Al Qur’an dibaca dan diamalkan oleh umat Muslim di semua penjuru dunia tanpa ada perbedaan bacaan sedikitpun, sesuai dengan riwayat qiraat yang dianutnya. Adapun dari segi penulisan, terdapat perbedaan dalam beberapa hal menyangkut rasm (khat), gaya penulisan atau kaligrafi, tanda baca atau harakat, dan aspek fisik lainnya yang secara substansi tetap sama. Dalam tulisan ini saya menulis secara singkat sejarah penulisan dan penyalinan Al Qur’an secara kronologis dari masa Nabi Muhammad SAW hingga masa Utsman di Turki.


1.       PENULISAN AL QUR’AN MASA NABI SAW (w.632)
Abad 1 H/ 7 M., Ibukota: Madinah
Wilayah kekuasaan: Jazirah Arab

Pada fase ini Al Qur’an masih banyak tersimpan dala memori hafalan para sahabat. Menuru Al-Faruqi, sampai Nabi Muhammad SAW wafat, umat Islam yang hafal seluruhnya dan sebagian mencapai 30.000 orang. Disisi lain, terdapat beberapa tulisan para sahabat dalam bentuk naskah pribadi, dan belum berbentuk mushaf seperti saat ini.
Setiap kali menerima wahyu, Nabi Muhammad SAW selalu memanggil para sahabat untuk menulikannya, sekaligus memberi arahan peletakan ayat/ surahnya. Dalam sebagian riwayat terdapat informasi, setidaknya tercatat 65 sahabat yang diberi tugas sebagai pencatat wahyu (kuttab al-Wahy). Zaid bin Tsabit merupakan salah satu sahabat yang paling sering dipanggil oleh Nabi SAW untuk mencatat setiap wahyu yang baru saja beliau terima. Sehingga praktis, semua wahyu yang sudah diterima oleh Nabi SAW tercata diatas berbagai bahan atau media tulis yang ada pada waktu it seperti: kulit binatang, pelepah kurma, batu-batuan tipis dan lain-lain. Bentuk kaligrafi yang dipakai saat itu adalah bentuk Kufi, dan tulisan pada masa tersebut belum mengenal tanda diakritik (tanda baca) dan titik-titik huruf yang memiliki bentuk serupa.
Salah satu persoalan yang sering diperdebatkan dikalangan ahli adalah dari manakah asal-usul akasara Arab. Beberapa ahli yang mencoba meneliti permasalahan ini ada yang mengatakan berasal dari Nabatean, Syriak, Funicia dan lain sebagainya. Beberapa prasasti Arab pra-Islam sudah menunjukan penggunaan titik sebagai pembeda huruf, namun hingga masa Islam penggunaan tanda titik huruf ini belum banyak digunakan, termasuk dalam penulisan Al Qur’an. Setidaknya hingga masa akhir khulafaur-rashidin, penulisan Al Qur’an belum diberikan tanda titik (naqtul I’jam).


2.       PENULISAN AL QUR’AN  MASA KHULAFAUR-RASYIDIN (632-661 M)
Pada fase ini, sejarah pembukuan Al Qur’an menjadi sebuah mushaf resmi mengalami perkembangan signifikan, yakni pada masam Abu Bakar Ash-Shiddiq (berkuasa dari th 632-634 M) dan Utsman bin ‘Affan (berkuasa dari th 644-655 M).

A.      Masa Abu Bakar (w. 634 M)
Abad 1 H/ 7 M,. ibukot: Madinah
Wilayah kekuasaan Islam: Jazirah Arab
Pada masa Abu Bakar, atas inisiatif Umar bin Khattab (w. 644 M) dibentuk tim kodifikasi Al Qur’an menjadi 1 bundel Mushaf yang dipimpin oleh Zaid bin Tsabit (w.637 M), yang dala seajrah dikenal dengan sebutan Suhuf Abu Bakar. Suhuf Abu Bakar merupakan naskah original yang tidak didandakan dan hanya disimpan oleh Abu Bakar selaku khalifah, sebagai langkah antisipasi terhadap hilangnya Al Qur’an bersamaan dengan meninggalnya banyak para hafiz Al Qur’an pada perang Yamamah. Tidak ada keterangan valid seperti apa fisik Suhuf Abu Bakar, namun besar kemungkinan masih sama dengan model tulisan di zaman Nabi yang belum memiliki  titik harakat dan titik huruf. Masa pengumpulan Al Qur’an di masa ini disebut jga dalam sejarah sebagai masa Kodifikasi Pertama Al Qur’an (al-Jam’ al-Awwal).

B.      Masa Utsman bin Affan (w. 656 M)
Abad 1 H/ 7 M,. Ibukota: Madinah
Wilayah kekuasan Islam: Mekah, Madinah, Syiria dan Mesir di Asia Tengah dan Azarbaijan di Asia Selatan, Cyprus dan Rhodes.
Pada masa ini, atas inisiatif Hudzaifah bin Yaman (w. 36 H) yang menyaksikan langsung perselisihan atas perbedaan qira’at antara para pasukan muslim Syam (yang bacaanya berstandar kapada bacaan al-Miqdad bin Aswad) dan pasukan muslim dari Irak (yang berguru dari Ibnu Mas’ud dan Abu Musa al-Asy’ari) saat pembebasan Armenia dan Azerbaijan yang hampir saling mengkafirkan satu sama lain, khalifah Utsman kembali mengaktifkan tim kodifikasi dengan ketuanya Zaid bin Tsabit dengan beranggotakan tiga orang Quraish, yaitu Abdullah b8n Az-Zubair (w. 629 M), Said bin Al-Ash (w. 679 M), dan Abdurrahman bin Al-Harits bin Hisyam untuk merumuskan dan menyatukan perselisihan yang ada. Tim ini bekerja dengan basis Suhuf Abu Bakar yang disimpan de Ummul Mukminin, Hafsah binti Umar, dan diverifikasi dengan beberapa mushaf pribadi para sahabat dan disesuaikan dengan qira’ah-qira’ah mutawatirah, sehingga tidak terjadi perselisihan lagi, dan akhirnya terbentuklah mushaf-mushaf Utsmani (al-mashahif al-‘utsmaniyah) yang kemudian didistribusikan ke beberapa jantung-jantung kekuasaan Islam dengan diiringi para qari’ yang ahli, untuk dijadikan standar penulisan. Kota-kota tersebut adalah Mekkah, Syam, Basrah, Kufah, Madinah dan dokumen Khalifah Utsman (Mushaf al-Imam).
Bentuk mushaf yang disalin ulang pada amsa khalifah Utsman tidak banyak berbeda dengan bentuk penulisan pada masa nabi SAW dan khalifah sebelumnya, yaitu dari sisi kaligrafi yang berbentuk kufidan belum terdapat tanda diakritik (tanda baca) dan titik-titik huruf, baik titik harakat (naqt al-i’rab) maupun titik huruf (naqt al-i’jam). Masa pengumpulan Al Qur’an di masa ini disebut juga dalam sejarah sebagai masa Kodifikasi kedua Al Qur’an (al-Jam’ al-Tsani).


3.       PENYALINAN MUSHAF AL QUR’AN MASA DINASTI UMAIYAH (661-750 M)
Abad 1-20 H (40-132 H)/ 7-8 M (661-750 M)
Ibukota: Damaskus (Syiria). Wilayah kekuasaan: Spanyol, Afrika Utara, Syiria, Palestina, Jazirah Arab, Irak, sebagian Asia Kecil, Afganistan, Pakistan, Turkmenistan, Uzbekistan dan Kirgistan di Asia Tengah.

Perkembangan penyalinan Al Qur’an pada masa ini mengalami perkembangan cukup signifikan dari masa-masa sebelumnya, seiring dengan semakin meluasnyakekuasaan Islam. Meskipun kaligrafi yang dipergunakan pada umumnya masih menggunakan khat kufi awal yang sederhana (Early Kufic). Namun, pada masa ini telah dirintis pemberian titik-titik yang berfungsi sebagai tanda baca (naqt al-I’rab), tepatnya pada tahun 45-53 H/ 666-673 M., di Basrah, pada masa Gubernur Ziyad bin Ziyad yang pada waktu itu memerintahkan Abu al-Aswad ad-Dualiy (w. 62 H/ 682 M). Titik-titik ini berbentuk bulatan warna merah untuk tanda diakritik, hijau untuk hamzah, dan kuning untuk tasydid. Selain terjadi perkembangan titik tanda baca,pada masa ini juga dirintis titik-titik untuk huruf yang mirip (ba’, ta, tsa, dll) yang diinisiasi oleh al-Hajjaj bin Yusuf Ats-Tsaqafi, yang berkuasa pada 75-95 H/ 694-786 M melalui Yahya bin Ya’mar yang wafat sebelum tahun 90 H dan Nashir bin ‘Ashim (w. 90 H/ 709 M).
Adapun sebagian besar iluminasi atau ragam hias yang digunakan adalah ragam hias floral (tetumbuhan) dan geoemetris. Penjilidan dengan bahan kulit binatang, namun masih sederhana.


4.       PENYALINAN MUSHAF AL QUR’AN MASA DINASTI ‘ABBASIYAH (750-1258 M)
Abad 8-13 M (132-656 H/ 750-1258 M)
Ibukota: Baghdad. Wilayah kekuasaan Islam: Mekah, Madinah, Maroko, Mesir, Syiria, Irak, Persia, Turki dan India.

Penyalinan Al Qur’an pada masa ini dapat terlihat pada kaligrafi kufi awal yang bentuknya sederhana semakin berkembang, dan menajdi masyhur ke dalam 2 kelompok model/ gaya, yakni gaya Kufi Timur (Estern Kufic) dan Kufi Barat (Western Kufic). Kufi Timur diantaranya berkembang di Persia dan sekitarnya, sementara Kufi Barat lebih berkembang di Afrika Utara dan Andalusia (Spanyol). Selain berkembang Kufi Timur, pada masa Abbasiyah juga berkembang Naskhi awal (Early naskhi) dan Raihani, Muhaqqaq dan Tsulus, walaupun untuk penulisan kepala surah pada umumnya masih mempertahankan bentuk khat kufi timur.
Perkembangan pada fase selanjutnya adalah penyempurnaan titik-titik tanda baca karya ad-Du’aly, oleh al-Khalil bin Ahmad al-Farahidi (w. 170 H/ 786 M) dengan titik huruf ke dalam tanda-tanda berbentuk huruf dan simpul kecil, seperti: harakat amanah dengan bentuk huruf waw kecil, fathah baris seperti alif yang dimiringkan, tanda sukun dengan kepala ha’, tasydid dengan kepala huruf sin, dan lain-lain.
Dalam catatan sejarah, setelah runtuhnya dinasti ‘Abbasiyah 1258 M, nyaris tidak ada satupun pemerintahan tunggal dalam Islam, kecuali beberapa dinasti kecil yang ikut memberikan sumbangsih dalam sejarah penyalinan Al Qur’an, seperti; Dinasti Mamluk, Dinasti Ilkan dan Dinasti Timur.


5.       PENYALINAN MUSHAF AL QUR’AN MASA DINASTI MAMLUK (1250-1517 M)
Abad 13-16 M (1250-1517 M). Ibukota: Mesir
Wilayah kekuasaan: Mesir dan sebagian Syiria

Berkembangnya kemampuan menulis pada zaman Dinasti  ‘Abbasiyah,pada masa ini mushaf Al Qur’an banyak disalin dengan Khat Tsulus dan Muhaqqaq. Sementara tanda baca yang dipakai adalah bentuk kombinasi titik huruf dar pola al-Hajjaj bin Yusuf dan kreasi symbol tanda baca (bukan titik) hasil kreasi al-Khalil bin Ahmad. Adapun pola ad-Duali sudah mulai ditinggalkan, beberapa tanda symbol waqaf tam berupa simpul huruf ta’ juga mulai dikenalkan pada masa ini. Penjilidan dengan bahan kulit kambing dengan warna coklat dipadu dengan warna emas.


6.       PENYALINAN MUSHAF AL QUR’AN MASA DINASTI ILKAN (1256-1353 M)
Abad 13-14 M. Ibukota: Turkistan, Asia Tengah.
Wilayah kekuasaan: Baghdad dan daerah-daerah jaiahannya.

Permkembangan penyalinan Al Qur’an pada masa ini hampir bersamaan dengan dinasti Mamluk di Mesir. Pada fase ini, mushaf Al Qur’an banyak disalin dengan khat Muhaqqaq dengan kaligrafi kepala surah Kufi Timur dengan warna emas. Sementara tanda baca yang dipakai, hampir sama dengan dinasti Mamluk namun mushaf dari masa ini tidak menyertakan beberapa tanda symbol tanda waqaf sebagaimana dinasti Mamluk.
Ragam hias (iluminasi) yang digunakan adalah floral (tetumbuhan)  dan geometris, sedangkan penjilidan menggunakan bahan kulit kambing dengan warna coklat, dengan dihias warna emas pada bagian luar sampul.


7.       PENYALINAN MUSHAF AL QUR’AN MASA KERAJAAN SHAFAWI DI PERSIA (1501-1736 M)
Kerajaan Safawi, Abad 16-18 M (1501-1736 M)
Ibukota: Tabriz/ Qazvin/ Isfahan. Wilayah kekuasan: Iran, Azerbaijan, Armenia, sebagian Irak, Georgia, Afganistan, Kaukasus, sebagian Pakistan, Turkmenistan, dan Turki.

Perkembangan penyalinan Al Qur’an pada masa ini hampir bersamaan dengan runtuhnya Dinasti Timur, pada fase ini mushaf Al Qur’an benyak disalin dengan khat Tha’liq dan Nasta’liq (gabungan antara khat Naskhi dan Ta’liq). Sementara tanda baca yang dipakai, hampir sama dengan tiga dinasti sebelumnya. Ragam hias yang digunakan terutama adalah raga hias floral dan geometris, penjilidan menggunakan bahan kulit kambing dengan warna coklat dipadu dengan warna emas.


8.       PENYALINAN MUSHAF AL QUR’AN MASA KERAJAAN MUGHAL (1526-1540 M DAN 1555-1857 M)
Ibukota: Delhi. Wilayah kekuasaan: India
Perkembangan penyalinan Al Qur’an pada masa ini hampir bersamaan dengan berkembangnya kerajaan di Persia dan Usman di Turki. Pada fase ini mushaf Al Qur’an banyak disalin dengan Naskhi dan Tsulus. Sementara kepala surah dengan khat Ruqa’. Adapun tanda baca yang dipakai, hampir sama dengan tiga dinasti sebelumnya. Terdapat kreasi baru, seperti; tanda madd jaiz yang ditulis seperti tanda madd wajib dalam Mushaf Standar Indonesia.


9.       PENYALINAN MUSHAF AL QUR’AN MASA DINASTI USMAN D TURKI (1299-1923 M)
Abad 13-20 M (1299-1923 M)
Ibukota: Konstantinopel (Istanbul). Wilayah kekuasaan: Syiria, Mesir dan Arabia.

Perkembangan penyalinan Al Qur’an pada masa ini hampir bersamaan Kerajaan Syafawi dan Mughal. Pada fase ini, mushaf Al Qur’an banyak disalin dengan khat naskhi. Sementara tanda baca yang dipakai, hampir sama dengan dua kerajaan lainnya dan tiga dinasti sebelumnya; Dinasti Mamlkuk, Ilkan dan Timur. Seni ragam hias pada masa ini sudah sangat maju, hal ini tampak pada mushaf-mushaf yang tersimpan hingga saat ini kebanyakan dihiasi dengan iluminasi yang sangat indah, perpaduan antara ragam hias floral dan geometris.


*Untuk gambar menyusul yap….

Waaaa baru ini ifni nulis paaaaanjang. SEMANGAT \^o^/
Wassalamu’alaikum w.w.

Minggu, 18 September 2016

Pesona Matematika

Buka matamu maka kau akan melihat dunia ^_^

Bukankah kau selalu beriringan dengan MATEMATIKA? Setidaknya angka ^o^
So, ketika teringat dengan pesona matematika aku membahas tentang angka kesukaanku, Yuhuuu angka 4 dan 7.


Why? Mengapa kamu suka angka 4 dan 7 if? Mungkin pertanyaan itu akan terlontar darimu kawan.
4 dan 7


Aku menyukai angka 4 karena itu adalah no punggung pemain sepak bola favoritku, Javier Zanetti dari Inter Milan hehe ^_^

Selain itu angka 4 itu unik, coba kamu perhatikan angka 4 di atas. Apakah terlihat sama?
Yap, nilainya sama yaitu empat. Tapi coba kamu perhatikan lagi dari cara menulisnya. Tampak berbeda bukan ^o^

Untuk gambar a dan b, aku harus membuat garis sebelumnya tertumpuk atau bahasa matematikanya berhimpitan karena terletak pada satu garis. Sedangkan pada gambar c dan d ada garis yang terputus. Berbeda dengan angka lain kita cukup dengan satu garis maka bisa membuat angka 1, 2, 3, 5, 6, 7, 8 dan 9 tanpa berhimpit dengan garis sebelumnya. Jadi, itu alasanku menyukai angka 4 ^_^




Banyak orang menyukai angka 7, salah satunya yaaaa saya ini =>ifni chan<=


Begitu spesialnya angka 7, bahkan dalam Al Qur’an di sebutkan angka 7 beberapa kali.

Sejujurnya surat dalam Al Qur’an yang paling Ifni sukai QS. Al Fatihah yang memiliki 7 ayat. WOW ^o^ 

Dalam ilmu pengetahuan kita tahu ada 7 lapisan langit, 7 lapisan bumi, 7 hari dalam satu minggu dll (Silahkan searching istimewanya angka 7 dari berbagai sumber). ^_^

Dari gambar diatas adalah selera kita menulis angka 7 saja. Ahaaa…. angka 7 juga no punggung David Beckham ketika membela Manchester United. Jadi aku sangat menyukai angka 7 ^_^.



Sedemikian sehingga aku menulis blogku dengan angka 47. Baca saja ifniarf47.blodspot.co.id hehe….

Angka mana yang kalian sukai? Yang membuatmu terpesona ^o^

 Bebas saja, memiliki makna lebih itu juga bagus.


Senyum, SEMANGAT \^o^/

Jumat, 16 September 2016

Matematika

Apa yang kamu pikirka tentang matematika? Satu kata saja ^o^
Sulit
Nyebelin
Ngantuk
Bosen
Gak paham
Njlimet
Ruwet
Pentingkah?
Guru Galak dll

atau

Matematika itu
Menyenangkan
Keren
Simpel
Mudah dll

atau kamu punya jawaban lain. Silahkan tulis saja ^_^

Buat Ifni, matematika itu kehidupan (efek ambil pend mtk => tentu tidak)
Ketika SD ada mata pelajaran yang tidak kusukai, yaiiiiituuuu MATEMATIKA dan BHS INGGRIS, kenapa?
Yap, bagiku itu tidak penting. Karena dalam matematika kita mempelajari bangun datar, angka-angka dari 0-9 dll. Sedangkan dalam bahasa Inggris kita harus menghafal banyak kata dan tata kalimatnya yang berbeda dengan bahasa Indonesia membuatku pusing. hehe ^-^

Beranjak SMP bahkan nilai raport matematikaku sangat jelek. Baru saat aku kelas IX, aku menyukai matematika. Aku masih ingat, aku begitu sungguh-sungguh ketika UN berlangsung. Dan entah hari kapan setelah pengumuman kelulusan aku bertemu dengan guru matematika. Beliau memanggilku dengan akrab,
Ifni, gimana nilai UN matematikanya?
Alkhamdulillah pak, jawabku
Luluskan, katanya seraya mengulurkan tangan untuk memberiku selamat
Terima kasih pak, kataku ketika kami berjabat tangan
Tapi Ifni masih kurang teliti pak, jadi salah lima, kataku menambahkan

Aku memang tidak mendapat nilai seratus, dan bahkan tidak mencapai nilai 90. Tapi aku begitu bahagia saat itu, karena nilai yang kudapat adalah hasil belajarkuu saat itu.

Bahagia ^_^

Beranjak SMA, yap aku ambil jurusan IPA. Karena aku menyukai mata pelajaran fisika. Berada di kelas X terasa aroma persaingan yang tinggi karena kelasku adalah kelas unggulan. Ketika kelas X sistem kelas berperingkat. Saat kelas XI kita campus dan beradaptasi lagi. Langsung kelas XII, setelah gagal SNMPTN dan UM PTN aku berhenti sekolah selama satu tahun karena berbagai alasan.

Kenapa?

--------------------------

Sampai di tahun 2012 aku mencoba lagi ke Semarang dan GAGAL lagi. Oke,

Akhirnya bersama mbaku, kami ke Yogyakarta dan mendaftar di

Universitas Ahmad Dahlan prodi pendidikan Matematika.


bersambung..... besok  ^o^

NOW, you?

Sekarang, bagaimana kamu?

Welcome kawan, aku baik. Berusaha terlihat baik mungkin ^_^
Yuhuu.... Alkhamdulillah aku sudah selesai kuliah S1 di bulan Agustus lalu.
Bahagia?
Tentu saja, syukur nikmat aku panjatkan pada penguasa alam raya ini. Alloh SWT ^_^
Ketika wisuda aku harap keluargaku berkumpul.

Sekarang aku sudah di rumah dan h0..... belum mendapat pekerjaan -_-
Bingung?
Iya
Pengin pergi?
Yatta
Apa rencanamu?
Entah
Aku biarkan mengalir seraya menanti panggilan pekerjaan setelah naik turun bis kabupaten
Dan...... menanti pangeran ^_^

Ikhtiar pada Alloh SWT

Melihat kawan-kawanku sudah memiliki progres untuk masa depannya, sejujurnya aku iri.

Namun aku tak mau lagi membebani kedua orang tuaku, bersyukur aku bisa kuliah. Orang tuaku sudah banting tulang kesana sini demi aku.

Sekarang aku di rumah, sregep lan ngajeni bapak, ibu dan mbah. Aku percaya Alloh akan membantu kami. SEMANGAT ^o^

Kamis, 23 Juni 2016

Malam spesial.... what?

Assalamu'alaikum w.w.

selamat pagi, semangat pagi ^_^
Alhamdulillah ramadan bulan penuh berkah masih menyertai kita, yuhuuu....... Tadi malam Ifni sholat terawih di masjid Nur Khasanah dekat kos dan rasanya masjidnya begiiiitu ramai. Ternya e ternyata ada syekh dari Palestina. Nama beliau Syekh Thiriq Yusuf Ismail Sulaeman.... waaaa.... nama tiga nabi ada pada nama beliau.


Kami melaksanakan sholat terawih dan witir terlebih dahulu baru ada ceramah dari beliau.
Tema yang diangkat seputar daerah jalur Gaza yang masih di rundung perang dan penting Masjidil Aqsa dalam sejarah lampau dan masa depan Islam.


Rabu, 22 Juni 2016

Semangat pagi....

Assalamu'alaikum w.w.

Selamat pagi, semangat pagi ^_^
Tak terasa sudah hari ke-18 Ramadan, Alhamdulillah semoga keberkahan selalu menyertai kita.
Sudah sejauh apa ibadah bertambah? Amalan yang berikhlas?
Kalo ifni masih jauh dari baik....
Bulan ini ngejar menyelesaikan yudisium, Alhamdulillah berkas sudah masuk TU JPMIPA, menunggu pengumuman minggu depan dan bayar lagi -_- bayar wisuda dll 800rb.

Setelahnya mau gimana aku?
Yuhuu..... kontrak pmb UAD sampai Agustus
Habis kosan Endang juga 31 Agustus
Artinya
Saya pulang ^_^
YAP, sebentar lagi pulang seraya mempersiapkan menyebarkan lamaran pekerjaan. Semoga mendapat pekerjaan sebagai guru di sekolah negeri dan dekat dengan rumah. Aaaaaaamiiiiin ^_^

Bismillah gaes, hidup teruuuuus lanjut. Semoga setelah dapat kerja segera menikah hehe
Entah siapa jodoh ifni nanti, semoga bisa jadi sebaik-baik imam

So, sekarang lagi madatin shift pmb agar punya uang sendiri saat lebaran, siap-siap mudik


SEMANGAT, bahagia ^_^

Senin, 20 Juni 2016

panda, boneka panda




Waaaaa....... pengin...... punya boneka panda yang GUEDE.... yang bisa dipeluk imut. Mungkin nanti hehe...... ^_^

SEMANGAT yudisium Ifni, segera pulang! Orang tua menanti di rumah. Love Love ^ ^ #siapkerja!?.

Minggu, 05 Juni 2016

1 Ramadhan 1437 H

Assalamu'alaikum w.w.
Haloooooo semua ^_^
waaaaa................. tak terasa bulan ramadhan telah tiba. Yatta, hari ini tgl 1 ramadhan 1437 H.
Tadi malam Ifni sholat terawih di Masjid Ahmad Dahlan, Islamic Center
Kau tau, ketika memasuki bulan ramadhan ada perasaan yang campur aduk. Bahagia itu pasti....

Ifni mau nulis rasa ini hehe ^_^
Ketika masuk masjid, Ifni bertanya pada diri sendiri...  11 bulan berlalu dan akhirnya ketemu bulan ramadhan lagi. Bulan penuh berkah, bulan ramadhan terakhir ifni di jogja. Dan aku merasa bersalah karena belum bisa beribadah dengan baik masih malas-malasan. Molor waktu, dll.


Semoga ramadhan 1437 H ini akan merubah ifni jadi Umat Rasullulah yang mengantri di Surga. Aaaaamiiiiiin ^_^

SEMANGAT gaes -_^


Sebaik-baik anak, anak yang berbakti pada orang tua.
Sebaik-baik istri, istri yang berbakti pada suami.

Bismillah, dengan ijin-Nya semoga Ifni bisa menjadi wanita muslimah yang bertemu  kekasih sejati ^_^

Senin, 09 Mei 2016

Sinopsis film Dream Team

Dream Team

Assalamu’alaikum w.w.
Selamat malam semua, malam ini Ifni mau nulis sinopsis singkat tentang film dari Thailand yang judulnya DREAM TEAM ^_^
Film ini berkisah tentang anak-anak TK yang mengikuti kompetisi Tug of War a.k.a Tarik Tambang, bagaimana mereka berlatih agar juara? Baca yaaaap,,,,, yuuuuk

Berawal dari hiruk pikuk suasana TK yang begituuu seru, dengan guru yang memandu sebuah lagu tentang suara-suara hewan ^_^

Haekuew melihat papan pengumuman, dengan keterbatasan membaca (yaaa masih TK, belajar) tertera sebuah kompetisi lomba Tarik Tambang dan dian antusias ingin sekali ikut. Sehingga Haekuew mengajak teman dekatnya Pae untuk ikut lomba.

Di dalam kelas, ketika mereka belajar matematika, Haekuew mengajak Zen1 untuk ikut lomba tarik tambang. Obrolan mereka mengganggu teman kelas lain dalam belajar, sehingga ibu guru mendatangi mereka bertiga. Intinya, bu guru berjanji akan mengikutkan mereka lomba asal tenag dalam belajar. Dan ini ekspresi mereka setelah bu guru janji untuk mengikutsertakan mereka lomba tarik tambang.

Karena Huekuew sering asma, maka ia di bangku cadangan -_-



Keyakinan Huekuew kalo dia pasti akan main.... waaa padahal ayahnya pesimis dan mengajak dia pulang saja.


Akhirnya Huekuew main juga dia begitu antusias sampai salah barisan tim di tim lawan haha ^_^
SEMANGAT2


Karena mendalinya hanya 9, Huekuew tidak mendapat mendali dan Pae dengan baik hati menyerahkan mendali miliknya. Waaaah.... persahabatan yang sooo sweet ^_^

Kamis, 28 April 2016

toefl mb broo -_- ^_^

agar setidaknya tersimpan ^_^
dzdffbhdbg
gxfvfg
gfjdnhbgtdinsulsk

https://iwanharefa.wordpress.com/2015/12/29/buku-toefl-test-prepar-pdf/

Akhir April

Wanita menyukai coklat dan bunga, tapi ia lebih membutuhkan kepastian. Setuju? ^_^

Assalamu'alaikum w.w.
Bulan april segera berlalu, yaaah banyak hal sudah terlewati. Skripsipun sudah jatuh tempo. Sudah sampe mana SKRIPSWEETmu? Semoga lekas selesai ^_^

 Target Ifni pendadaran bulan ini, sayangnya belum terlaksana. Insya Allao bulan Mei 2016 Pendadaran, Yudisim selesai semoga beres. Dan Agustus nanti, pulang ke Banjarnegara. Ya Alloh pasti aku akan merindukan waktu saat ini.

Mei nanti, bulan yang luar biasa untukku, bismillah, semoga Alloh selalu memberi kemudahan. Pendadaran lancar dan berkah..... PMB juga, semoga bisa kerja maksimal. IMM juga semoga amanah sampai akhir periode ^_^


SEMANGAT2

KKN Anak Bangsa periode 1


Assalamu'alaikum w.w. Selamat siang, semangat pagi ^_^
Foto yang terpajang di atas merupakan foto saat-saat kami KKN Anak Bangsa di desa Sempurna, kec Subah, kab Sambas, KALIMANTAN BARAT. Banyak pengalaman yang kami dapat bahagia, suka, duka, lelah, jalan kai, naik viar, pengalaman seru yang menjadi kenangan indah. Mungkin aku tidak bisa merangkai kata dengan baik baik, namun ini sungguh membahagiakan. di keluarga IMM, kemudian KKN bersama di Kal-Bar, eksaitit banget pokoknya. Nantinya rindu... love2 semua ^_^






Rabu, 06 Januari 2016

Siap-siap di Januari

Alhamdulillah sudah 2016
Alhamdulillah masih sehat wal afiat dan semoga selalu bahagia
Menutup 2016 di O KM bersama teman-teman di Yogyakarta. Sama Lisa, Toda, Faiz, dan Dedy. So.... capek iya tapi bahagia juga.
Banyak harapan di 2016, semoga semua bisa berjalan lancar. Begitu juga semua mimpi-mimpiku bisa jadi kenyatan ^_^

Kamu tahu apa saja mimpiku?
Cita-cita yang mungkin terjadi dengan kehendak Allah SWT
Untuk sekarang SKRIPSI yang lama ngaggur semoga segera di garap kemudian bimbing dan setelah KKn pendadaran.
Untuk IMM PC Djazman Al Kindi bidang Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, semoga segera menemukan titik terang dan kita bisa AKSI.
Untuk di SE PMB ini senidiri semoga berjalan baik, bisa bekerja dengan baik.
Untuk KKN yang berangkat besok tanggal 28 Januari 2016, semoga kita bahagia. Proker berjalan dengan baik dan SUKSES. Tunjukan kita BISA ^_^
TBM tercintaku di belakang kampus 1, segera dibuka kembali yuap
Dan tentu saja bermimpi  kuliah S2 di Eropa haha.... become true yooop -_^

Untuk tahun-tahun yang akan datang tentu masih banyak mimpi,,,,,, yang paling penting dari semua mimpiku untuk di dunia. Aku bisa menjadi sebaik-baik ibu untuk anak-anakku dan sebaik-baik istri untuk suamiku sehingga kami satu keluarga masuk surga firdaus bersama-sama. AAAmmmmmiiiiiiiiiin ^_^